Sabtu, 13 April 2013

REGULASI MP 5 (ROAD RACE)

REGULASI MP 5 (ROAD RACE)

Regulasi MP5 (motoprix) lebih longgar dari standar korek 2-tak. Kelas anyar ini, area yang bisa dimainkan lebih luas untuk ukuran kelasnya. Di standar korek 2-tak, knalpot dan gigi percepatan dilarang ganti. Di mp5 ini gigi rasio boleh dibikin close alias kompetisi. Knalpot pun, monggo bersuara besar alias knalpot racing. Bagi yang teliti, kelas ini pun nggak dibilang murah-murah amat. Itu diukur dari 2-tak standar korek, tadi. “masih banyak yang longgar dari sisi tekniknya.
Toh, lebih mendingan dari pada aturan yang disamakan seeded,” sebut andy alfarid, pembalap senior lampung yang coba bikin tim pemula. Mp5 hasil perjuangan bersama-sama, pemerhati balap murah. Ingat kan lima bulan lalu, m-plus tak kendur-kendur menulis kelas murah. Bahkan, nyaris kedodoran, menyodorkan kelas yang dengan mudah diikuti siapa saja. Kalau perlu tukang ojek, jadi pembalap profesional. Karena sistem macam itu, akar pasar senggol serame sekarang. Syukur, Tuhan menunjukan jalan benar, bagi pengambil kebijakan. Buktinya, lahir regulasi Mp5. Memang lebih longgar dari standar korek 2-tak. Tapi, lebih relistis dari tahun sebelumnya. Kan sebelumnya pemula dan seeded menunggangi motor yang berspesifikasi sama.memang ada perubahan karbu di 2006 pada bebek 125cc. Tapi itu nyaris tak berpengaruh banyak. Lagi pula aturan mp5 persis korek harian. Maksudnya, motor yang dipakai sehari-hari yang performanya dinaikkan.”harian kan bermain knalpot, CDI murah dan kem. Kecuali gigi rasio yang jarang di harian,”sebut adriansyah, mekanik suzuki malahayati racing team di jakarta. Hitungan gigi percepatan setiap tingkatan, boleh dipermak di mp5. Dengan trik ini, paling tidak kreasi pandai besi indonesia akan meningkat. Ke depan, tidak perlu tergantung rasio buatan thailand, jepang atau malaysia. Toh, “nyaris seluruh gigi rasio saat ini, buatan sendiri,” yakin nanag gunawan yang dikenal sebagai pembuat gigi rasio indonesia. Herannya rasio boleh diubah, tapi primer atau gigi reduksi awal dilarang. Padahal, tak ada bedanya, gigi ini dilarang atau tidak. Toh, komposisi hasil akhirnya akan didapat dari final gear alias gigi akhir di sproket depan dan belakang. Maksudnya, yang tahu menghitung gigi, primer tidak banyak berpengaruh. Ini sama saja dengan pelek. Silakan, lingkar atau diameter dibatasi. Tapi, lebar tapak masih bisa berhubungan dengan safety. “masak iya, lebarnya 1,6 inchi. Mestinya dibiarkan. Toh , semakin lebar, motor kian berat. Jika dipaksakan aturannya, lebih ideal memakai 1,85 inchi. Dan ingat, 1,6 inchi nggak ada dipasaran atau jarang ditemukan. Yang ada dan banyak ditemui 1,65 inchi,” tambah alfarid.

Tabel regulasi dan kalkualsi MP5

Regulasi MP5


Taksiran jupiter Z MP5 versi gandhoel
Kapasitas (cc): 115 cc

Pilot jet: Rp. 153.400,-

Karburator: Standar pabrik

Main jet: Rp. 77.400

Filter udara: Bebas

Busi: Rp. 95.000

Knalpot: Bebas

Klep: Rp. 195.000

Intake manifold: Standar (bagian dalam bebas)

Per klep: Rp. 174.000

BBM: Bebas

Retainer: Rp. 32.000

Letak tanki BBM: Bebas

Kancing klep: Rp. 24.000

Per klep: Bebas diganti

Rocker arm set: Rp. 273.400

Piston: 3 alur

Lever holder assy: Rp. 97.000

Radiator air: Standar

Kabel kopling: Rp. 25.300

Pendingin oli custom: Tidak boleh

Mur: Rp. 9.200

Camshaft atau kem: Bebas

Baut: Rp. 3.400

CDI: Bebas

Rasio gear: Rp. 1,55 jt-2,5 jt

Connecting rod: Boleh dimodif

Per kopling: Rp. 140.000

Crank shaft: Standar abis

Kampas kopling: Rp. 137.000

Diameter batang klep: Boleh diubah

Piston: Rp. 225.000

Diameter klep: Standar abis

Ring piston: Rp. 45.000

Magnet: Full standar

Oli: Rp. 45.000

Maks lebar pelek: 1,6 inchi

Blok kopling: Rp. 600.000

Maks diameter pelek: 17 inchi

Gas spontan: Rp. 285.000

Penggunaan titanium: Tidak boleh

Tutup kick starter: Rp. 125.000

Rem belakang: Boleh diubah

Kran bensin: Rp. 25.000

Shockbreaker: Bebas

Knalpot: Rp. 200.000

Swing arm: Standar pabrik

CDI: Rp. 500 rb-5 jt

Berat dengan joki minimum: 135 kg

Sproket cam chain: Rp. 114.600

Berat tanpa radiator: 130 kg

Rantai camrat: Rp. 25.000

Diameter maksimum disc brake depan: 320 mm

Guide stopper: Rp. 241.100

Kopling: Wajib manual

Bearing (Laker): Rp. 22.000

Perpindahan transmisi: Bebas

Gasket (Perpak): Rp. 66.900

Gear primary Standar

Setang RZR: Rp. 160.000

Gear ratio / percepatan: 4 speed / gear ratio bebas

Footstep: Rp. 750.000

Maksimum percepatan: 4 tingkat

Gear sprocket set: Rp. 950.000


Total biaya untuk MP5 versi gandhoel

Catatan: hasil kalkulasi ini diambil dari harga komponen termahal untuk pilihan part tertentu !!!


Ban: Rp. 550.000

Sok belakang: Rp. 2,4 juta

Cakram: Rp. 950.000

Slang rem: Rp. 475.000

Pelek: Rp. 1,4 juta

Rp. 57.481.400


Batok lampu: Rp. 25.000

Rantai: Rp. 260.000

Standar paddock: Rp. 125.000

Ongkos mekanik: Rp. 4 juta
Anggaran MP5 jauh dari flu dompet, sesuai tujuan, regulasi bebek standar MP5 (motoprix) menghindari pemborosan anggaran. Biar tim kecil bisa bernafas di arena kejurnas. Karena motor tidak dipaksa makan part racing berlebih. Pemilik tim pun, jauh dari flu dompet, bukan burung. Tapi lewat simulasikan anggaran bikin motorprix 5 kompetitif, masih dikit kena flu tuh dompet. Toh, dibanding MP1 sampai MP4, sih masih , memang lebih murah, ‘yang lebih penting, pemeliharaanya. Karena enggak dipaksa, motor jauh lebih awet,” jelas imam safi’i, mekanik surya perkasa, semarang, yang nge-top dikelas standar wilayah jawa tengah. Dia berbicara jauh hari sebelum regulasi MP5 dubukukan. Imam menaksir biaya riset sampai siap balap, kisaran Rp 12-14 jutaan. Itu diluar biaya beli motor dan ongkos mekanik juga yang lainnya. Bisa lebih murah atau lebih mahal tergantung pilihan part digunakan. Misal CDI, shock breaker atau lainnya,” terangnya. Kalau lebih kompetitif di kejurnas ditaksir lebih mahal. Itu sesuai perkalian sri gandul hartanto. Suhu korek 4-tak yang sempat bikin Doni Tata melejit ini, biaya termakan part. Rp 18 jutaan sudah cukup. Itu termasuk ongkos mekanik. Kalau mau ada yang dikurangin atau ganti merek lain, biaya bisa ditekan,”tearng gandul from GRM jogja. Gandul membandingkan MP1 dan MP2. “ Tune-up kompetitif, minimal 39 jutaan, terang gandul. Tentu akan beda untuk smash, blitz, atau supra. Karena harga part beda. Tapi juga kira-kira selisihnya nggak jauh. “untuk smash hitungannya saya Rp. 15 juta, sudah cukup. Paling besar biaya mekanik. Makannya, biaya tentu akan sangat variatif. Karena, itu kan jaminan otak dan kualitas mekanik dipertaruhkan,” jelas ibnu sambodo, begawan 4-tak manual tech jogja. Yang sulit diraba perkiraan minimalnya. Nah, tinggal hitung sendiri mana yang bisa ditekan atau diganti tentu sesuai jenis atau merek motor, selera, mekanik yang dipilih dan tentu isi kantong.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar